Sabtu, 24 Maret 2012

Jurnal Kampus “ Jauhar “ Dan Sebuah Idealisme



Ooh.. Jauhar Alhayah…Dikau “Se…suatu” Banget!

                       Waktu berjalan dengan cepat wahai sobat, mungkin bukan hanya aku yang merasakan hal itu mungkin dirimu juga merasakan hal yang sama. Tidak terasa sekarang sudah menginjak semester 5. Dan tidak terasa umur Jurnal kampus ini           “ Jauhar Al-hayah’ “ sudah berumur  2 tahun, hari milad nya pas tanggal 1 Januari 2012. Tahun baru merupakan moment tidak terlupakan bagi kami para vionir perintis jurnal kampus ini, semua berawal dari sebuah idealisme kaum muda yang mempunyai semangat untuk melakukan “Change “ yang berarti dan ingin memberikan sebuah kontibusi yang posistif bagi kampus.  “ Walaupun kontribusi yang sederhana mengapa tidak kita wujudkan”. Perkataan itu yang muncul dibenak saya. Kesalahan kita adalah kita sering sekali menyepelekan hal yang sederhana,tetapi pada hakikatnya jika hal itu dilakukan secara istiqomah pasti akan membrikan kontribusi yang posotif.

                  Ku coba mengenang perjuangan itu……. “ ( m..m…m…)”  ya ketika itu pergolakan pemikiran kami waktu semester pertama begitu menggelora,  waktu yang kosong kami gunakan untuk ber “munaqoshah” berdebat atau menggali dan meperuncingkan wacana-wacana yang kontovesial.  Semua teman seiya dan sekata. “jika dosen tidak ada, kita isi dengan pembahasan-pembahasan “ .  itu komitem kami saat itu.

                 Dan tradisi keilmuan itu kami pelihara, bahkan kan kami mengembangkannya ke arah dunia jurnalis “ dunia tulis menulis” .  maka aku dipercaya untuk menahkodai jurnal kampus ini dengan sebuah visi “ jauhar dijadikan oase untuk menumbuh kembangankan kecerdasan intetelektual, emosional dan spiritual. “ itu kira-kira arah Jauhar…

“  Asbabul wurud  “ nama JAUHAR AL-HAYAH

                 Musyarah sudah selesai kira-kira malem itu jam 21.00 beres (jika tidak salah), maka kata Jauhar alhayah  terpilih menjadi nama bagi jurnal kampus saat itu, tentunya mengandung makna filosofis yang dalem, jika kita translit kedalam bahasa indonesia, Jauhar itu mutiara/ subtansi (terjemahan kalimat dalam bahasa arab bisa mengadung arti yang banyak, lihat kamus Al-Munawwir), dan hayah adalah kehidupan, jadi secara simpelnya jauhar Al-hayah adalah mutiara kehidupan. Kami ingin tulisan-tulisan kami menjadi sebuah oase dan inspirasi untuk menjdikan hidup lebih hidup.
Laper cuii…. keHujanan ….. kemaleman.
                 “ Cabut cui.. udah malem nih, kita harus mengeksekusi tulisan-tulisan biar nanti Jauhar Alhayah dilahirkan pas tahun baru “  ku bisikan perkataan itu ke teman ku Ardie (sekarang dia sudah syahid di medan jihad perkuliahan= cuti entah sampai kapan). Kami pun langsung melesat ke rumahnya untuk mengeksekusi tulisan-tulisan. Ditengah jalan hujan pun turun membasahi setiap lekuk badan kami. Angin bertiup dengan kencang. Menerjang dan memporak-porandakan rambut kami yang tadinya tersusun rapih. (lebay.com). akhirnya kami sampai dengan basah kuyuf, dan perut kamipun sudah berteriak-teriak karena kedinginan.

                 “ Apapun Yang Terjadi Jauhar Harus Terbit Pas Tahun Baru “ itu tekadku dalam hati. Ku ganti baju ku yang basah dan kami hangatkan perut kami dengan makanan. Sudah beres makan ku langsung meloncat didepan komputer , jari jemariku dengan semangat memijit keybord untuk merangkai kata-kata menjadi sebuah tulisan yang siap di louncing.

Subuuuuh-subuuuh….wake up BRO.. !!!!

                 Suara adzan sudah berkumandang, kami pun mengambil wudhu untuk sholat shubuh. Setelah selesai sholat ku beranjak lagi untuk mengetik tulisan-tulisan yang telah dikirim oleh sebagian teman untuk di muat di jurnal.

                 Alhamduliah ku berucap dengan bahagia beres juga ternyata, “ tekad membuat kekuatan kita maksimal, tekad yang kadang menjadikan apa yang menurut kita tidak bisa menjadi bisa” itu pelajaran yang ku ambil.

                 Kami menuju kampus untuk melouncing jurnal jauhar al-hayah. Kami berangkat agak cepat. Karena pada malam tahun baru itu kami juga akan mengikuti latihan dasar kemepemimpinan yang diadakan oleh HMI  kom.Thawalib. setelah jurnal di loucing kami mersa bahagia tiada kiranya. Ya kita telah membuat “ se..suatu “ dalam hidup ini.

                 Insallah jurnal kampus ini akan menjadi sebuah “carakter building “ untuk terbangunya para inteletual muda yang tajam dalam tulisan, mengutaran sebuah wacana atau masalah dengan argument yang bisa dipertanggung jawabkan.

                 Kita bisa berumur panjang dengan menulis. Believe it or not !, Ibnu Qoyyim, Ibnu Taimiyyah, Ibnu katsir dan ibnu-ibnu yang lainya. Jasad Mereka telah meninggalkan dunia. Tetapi ilmu, pemikiran, dan penceraham mereka tetap hidup dan menghidupkan jiwa-jiwa yang haus akan ilmu dan pencerahan.
                
                

                




Be The All-Out Moslem

Meng “Ekplor “ Esensi Islam  yu.......

Apakah benar islam sudah exellen ??sebuah sistem life yang sempurna, anda tahu jawabannya mas brow?, yuk kita eklporasi sama-sama hakikat esensi ajaran islam itu sendiri. Landasan idiologis mengapa islam dianggap life system yang sempurna adalah diderivasi (ditaluktik) atau disimpulkan dari surat Al-maidah ayat 3, yang berbunyi “ pada hari ini aku telah sempurnakan kepadamu agamamu, dan kau telah mencukupkan nikmatku untuk mu, dan telah aku ridhoi islam sebagai agama bagimu “. Demikian saudara kutipan ayat tersebut. Konsekuensi logisnya islam sudah di setting oleh sang penguasa Alam agar sesuai dengan seluruh jaman, baik jaman ortodok, modern ataupun jaman post modern. Islam dimanapun diterapkan pasti sesuai. Dimanapun itu. Karena pembuat syariat ini adalah Allah yang maha tahu bukan aturan yang diciptakan oleh akal manusia yang terbatas. Kultur budaya, adat atau tradisi itu yang harus di islamisikan bukan sebaliknya islam di kulturisasi dengan adat setempat. Sehingga mengahsilkan wajah islam yang berbeda dengan aslinya.

Bro .. mengenai pembahasan islam sempurna tidak relevan rasanya jika kita tidak mengutif perkatan-perkatan ulama tentang hal tersebut. Mari kita simak explain dari ibnu katsir tentang surat Al-Maidah ayat 3 tersebut, biar kita paham secara mendalam apa gerangang maksud dari ayat tersebu diatas. Ibnu katsir berkata dalam tafsirnya “ oleh karena itu kaum muslimin tidak memerlukan lagi agama selain agama islam dan tidak memerlukan Nabi sebagai “uswah hasanah” (the man exellen sample)  selain nabi Muhammad saw. Sebagai nabi terakhir dan penutup yang telah diutus kepada umat manusia dan jin, dan tidak ada suatupunyang halal kecuali telah dihalalkan oleh rasulullah saw, dan tidak ada sesuatun yang haram kecuali yang telah di haramkan olennya, serta tidak ada suatu perkara (hukum) kecuali perkara (hukum) yang telah diatur oleh syariat yang dibawa olehnya”. Coba...direnungkan dan diresapi oleh dirimu brow... jangan melanjutkan membaca sebelum pesan ibnu katsir tertangkap dan direap oleh fikiranmu.

Next...!!!!, menurut Abu Ala Al-Mududi islam adalah suatu sistem kehidupan yang sempurna, mengandung lima sub sistem yaitu : “ siistem spritulal, sistem polititk, sistem ekonomi, dan sistem sosial.  Mari kita ekplorasi lebih dalam makna term-term tersebut... yuk cekedooot !!!

a.       Sistem spritual adalah sistem keyakinan, sistem pemikiran sistem filsafat, sistem sains dan sistem ibadah ritual.
b.       Sistem moral adalah sebuah sisten yang mengatur akhlak terhadap Allah, berakhlak terhadap diri sendiri, berakhlak kepada sesama dan berakhlak kepada binatang dan tumbuhan.
c.       Sistem politik, maksudnya dalah sistem kedaulatan dalam negara, sistem hukum dalam negara, sistem tujuan dalam negara, sistem hak-hak asasi manusia, sistem golongan minoritas, sistem pembagian kekuasaan (eksekutif, legislatif, dan yudikatif), sistem pembangkangan sipi, sistem perdamaian, sisitem peperangan, sistem pendapatan negara. Masih banyak lagi pembahasan tentang sistem politik ini. ente’ bisa baca di buku Al-Ahkam alsuloniyah karya imam Al-mawardi. ( jangan khawatir sudah ada terjemahannya sekarang...!!!).
d.       Sistem ekonomi. Maksudnya adalah sistem yang mengatur bagaimana mengelola sumber daya alam, mengatur sistemkepemilikan, sistem yang mengatur ketana kerjaan, dan sistem pengelolaan.
e.       Sistem sosial, seperti sistem pendidikan, sistem keluarga, sistem budaya dan seni serta sistem kemasyarakatan.

Ingat brow islam adalah sebuah sistem the way of life yang sangat perfect, dia mengatur segala aspek kehidupan kita agar berjalan seiring dengan ritme “ alunan” pesan Tuhan. So Allah memerintahkan kita untuk “ menceburkan “ diri kedalam samudra keindahan islam secara menyeluruh.

“ hai orang-orang yangiman  masuklah kedalam islam secara All-out , dan janganlah kamu turuti langkah-langkah setan, sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu “. ( Al-Baqoroh : 208).
Menurut Muhamad Ali ashaubuni tafsir dari  ayat diatas adalah “ masuklah kamu kedalam islam dengan menerima semua hukum-hukumnya, dan segala peraturan-peraturannya”.

Berkenaan dengan al-baqoroh :208, Sayyid qutub sang pujangga islam berkomentar “ islam adalah suatu keseluruhan (sistem yang lengkap) yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Jadi islam dapat diambil secara keseluruhan atau ditinggalkan secara keseluruhan.” So disini kita dapatkan sebuah konsuekuensi logis bro.. ketika kita menjadi  moslem, maka kita mesti menerima islam secara keseluruhan, tidak secara parsial,  menerima sebagian ajaran dan menolak sebagian yang lain. Mana yang enak diambil mana yang memberatkan hati ditinggalkan.. jika demikian sungguh terlalu...!!! anda tidak sadar telah menjadi muslim yang beraliran pragmantisme.

Pasang Kuda-Kudamu Coy......

Angkat masalah, diagnosa masalah lalu hancurkan masalah dengan tekad yang kuat untuk menjadi insan yang unggul. Minimal unggul di kaca mata keluarga. Atau calon mertua anda. (just kidding brow!. Tetap orientasi kita adalah keridhoan Allah). Ada sebuah semboyan yang sering dikumandangkan oleh para pendemo yang membawa bendera islam  “ islam bersatu tak bisa dikalahkan” ternyata semboyan itu hanya tinggal sebuah jargon. Untuk menutupi kelemahan diri.

Kita sadari islam yang kita pegang belum sepenuhnya kita jalankan dengan seksama dan all-out.. betuuuul brow.? itu yang gw rasain juga. Mengapa demikian?? What wrong..?? jawabanya anda di hati kita masing-masing. Mari kita jadikan hidup yang singkat di dunia ini untuk memberikan yang terbaik dari diri kita untuk sebuah prestasi di dunia dan di akhirat.

Oke brow.. “ Think Globaly..Act Lokally...” berfikir besar tetapi berbuat yang sederhana. Itu kira-kira tafsiran gw tentang hikmah diatas. Sesuatu yang besar pasti terbentuk dari sesuatu yang kecil dan sederhana, sesuatu yang kecil  jika ditumpuk terus menerus pasti  menjadi sebuah yang besar. Yup...Mulai dari hal yang kecil. Dan istiqomahkanlah....bukankah Allah mencintai pebuatan yang kecil tetapi dilakukan secara istiqomah.

Kita mulai dari diri kita sendiri brow..!!.  Kita banyak menuntut orang lain untuk berubah, tetapi kita lupa untuk menuntut diri sendiri untuk berubah ke arah “to be All-out Moslem “. Pesan rasul “ Ibda binafsih.....”, ada perkataan bijak yang menarik untuk direnungkan,  “Hal yang paling mudah untuk dikatakan adalah menuntut orang lain untuk mengawali perubahan,namun hal yang paling bijak untuk dilakukan adalah menuntut diri sendiri untuk mengawali perubahan (perbaikan)…..”(Harits Al-Fharizi)

 .Sebagus apaun konsep tentang isalamisasi diri, membrntuk diri yang harmonis antara hati, ucapan da tindakan. Selama itu berada ditataran konseptual, (hanya sebagai bahan pencitraan diri, atau dijadikan kata2 retoris), ane yakiiin seyakin-yakinya. Konsep itu tidak akan menjadi energi yang akan menghasilkan “change “ tetapi hanya kan menghasilkan “citra diri yang semu “. So just to do it.....bergeraklah sekarang untuk menjadi muslim yang kaffah sekemampuan kita, ini bukan sebuah idealisme yang mengawang-ngawang. Tetapi ini adalah sebuah konsekuensi dari keislaman kita. ketika kita islam tetapi kita tidak mau mengupgrade ke islama kita untuk menumbuh kembangkanya menjadi lebih baik dari hari ke hari. Berarti ada sesuatu yang salah dalam diri kita. apa keslahannya. Anda dantuhan yang tahu........................ (Allahu a’lam bishowwab). Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi bahan nasihat untuk diri saya atau para pembaca sekalian. Mudah-mudahan kita selalu diberi taufiq wal widayah smapai ajal menjempu kita. amien.
           




Islam Adalah Keimanan Dan Perbuatan



Islam Adalah Keimanan Dan Perbuatan
Oleh : Misbahuddin



Islam Sebuah Intergrasi Antara Hati, Ucapan Dan Tindakan

Islam adalah agama yang diserukan oleh semua nabi dan rasul sejak Adam As sampai Nabi Muhammad,  mereka membawa misi suci yang sama yaitu menegakan panji tauhid di seantero alam ini. subtansi islam itu sendiri adalah keimanan dan perbuatan.

Keimanan merupakan dasar pundamental yang diatasnya berdiri syariat islam. Jika dianalogikan dengan sebuah pohon maka akar yang menghujam ke dasar bumi itulah keimanan atau akidah, dan batang tubuh pohon yang berdiri tegak ke atas langit itu adalah syariat yang diwujudkan dengan perbuatan. Maka keliru orang yang mengatakan “ tidak apa-apa tidak memakai penutup aurat yang penting hatinya bersih” itu kekeliruan yang besar. Karena keimanan kata ulama adalah ikrar lisan dan hati, perbuatan hati dan anggota badan. Semua itu tidak bisa dipisah-pisahkan.

Syariat dan aqidah merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisah-pisahkan, keduanya saling keterkaitan tidak dapat di pisahkan satu dengan yang lain. Buah dari akidah dan syariat yang diaflikasikan dalam kehidupan secara terintegrasi adalah terciptanya kemaslahatan di dunia dan di akhirat. Seperti  yang terjadi di madinah ketika Nabi berperan sebagai Rasul dan kepala negara. Maka terciptalah sebuah tatanan hidup yang super modern (baldatun thoyyibun warobul ghofur ).

Keimanan dan peruatan yang terintegrasi .  Dalam bahasa saya adalah selaras antara hati,ucapan dan tindakan.  Tidak bisa jika kita mengaku beriman tetapi menolak sebagian syariat islam. Atau bahkan tidak memperdulikannya.  Keislaman dijadikan sebatas label di ktp . tetapi jauh dari pelaksanaan nilai-nilainya.

Islam dipandang sebagai integrasi antara keimanan dan perbuatan, kita dapat simak hal itu dari firman Allah swt.

“berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, bahwasanya mereka itu akan memproleh surga yang dibawahnya mengalirlah beberapa sungai “. (Al-Baqoroh : 25).
“ sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, maka Tuhan yang maha pengasih akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang “. (QS. Maryam : 96)    

                Ini salasatu ayat yang memberikan sebuah gambaran yang jelas antara keterikatan antara keimanan dan action (perbuatan baik).  Dan masih banya lagi ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan seperti itu.

Ruang Lingkup Iman Atau Akidah

Iman di dalamnya terdapat komponen-komponen yang telah dijelaskan  oleh Allah SWT dan Rasulnya untuk dijadikan sebuah landasan idiologis dalam mengarungi samudra kehidupan. Komponen-komponen iman tersebut adalah :

1.    Ma’rifah kepada Allah, ma’rifah (mengenali dan meyakini) dengan nama-nama nya yang mulia dan sifat-sifatnya yang tinggi . dan merupakan yang hal  urgen lainya adalah iman secara Rububiyyahnya ( mengimani  dan meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya sang Pencipta jagad raya ini), yang kedua adalah iman secara Uluhiyyahnya (kita beribadah memfokuskan tujuan hidup kita hanya untuk Allah, semua diniatkan untuk mengabdi kepadanya, baik sholat kita, ibadah kita, hidup dan mati kita.).

2.    Keimanaan kepada para malaikat, malaikat-malaikat sudah ditentukan jobness nya masing-masing oleh Allah. Keimanan terhadap malaikat akan melahirkan rasa selalu diawasi dimanapun kita berada.  Kita akan sadar bahwa selalu ada malaikat yang selalu mendampingi kita untuk mencatat segala amal-amal kita yang baik dan yang buruk.

3.    Keimanan kepada Nabi –Nabi dan Rasul-Rasul, yang Allah swt telah mengutus mereka kepada umat manusia untuk mengemban misi suci yang sama yaitu menegakan kalimatu At-tauhid, 
4.    Keimanan kepada kitab, Allah swt menurunkan kitab kepada Rasul  dan Nabi terpilih, tidak setiap Nabi dan Rasul diberikan kitab suci, ada yang hanya berupa lembaran-lembaran suci yang berisi titah Allah yang disebut dengan shuhuf. Kitab yang Allah turunkan merupakan sebuah way of life, dengannya kita bisa mengetahui apa yang Allah haramkan dan apa yang Allah halalkan. Mana yang baik dan mana yang buruk. semua nilai-nilai kehidupan sudah diatur didalamnya.  Jika manusia menolak kadungan ajaran syariat yang terkandung didalamnya berarti dia telah menjadi orang yang ingkar.

5.    Keimanan terhadap hari akhir, hari akhir dimana manusia manusia dibangkitkan dari perkuburan mereka, dan semua amal manusia kan di timbang , semua akan diadli dengan sangat adil karena penegak keadilan adalah Allah sang hakim diantara manusia, sehingga kedholiam sekecil dzaroh pun akan di perhitungkan. Akhir dari semua hal itu adalah dua tempat yang menjadi ujung peristirahan yang abadi, yaitu syurga dan dunia.
Keimanan kepada takdir baik  maupun yang buruk, semua apa yang terjadi sudah tersurat di dalam lembaran-lembaran takdir yang ghoib, ha itulah yang menjadi landasan bagi berjalannya  perubahan-perubahan di alam semesta ini.

Sempurnakan Langkah MU ….




Sempurnakan Langkah MU ….

Pernahkan anda mersakan kehidupan anda tidak berarti, hampa terasa??,  perubahan yang yang anda idam-idamkan tidak juga datang menghampiri anda??, so jangan khwatirkan itu semua, sadarkanlah diri anda bahwa perubahan hidup  ke arah yang lebih baik harus memerlukan sebuah proses dan perjuangan, sebagaimana  anda mengasah skill, semua memerlukan waktu,  dan kesabaran.
Didalam penggemblengan diri, di perlukan Muhasabah, hal ini sangatlah penting bagi seorang yang ingin menjadikan diri dan kehidupanya lebih baik  dari sebelumnya. Dalam bidang apapun program evaluasi (dalam term bahasa arab disebut Muhasabah) pasti dibutuhkan baik di dunia pendidikan, ekonomi, bahkan didalam kebijakan-kebijakan politik sekalipun agar apa yang menjadi tujuan dapat terwujud. Dengan muhasabah kita bisa melihat diri kita secara “out the box”  kita melihat diri kita sendiri dari luar diri kita, mau di bawa kemanakah kehidupan kita, semua ada ditangan kita, jangan mengkambing hitamkan takdir untuk kemalasan anda.

Hidup Lebih Penting Dari Pada Shopping

Ketika anda gajian, terutama kaum hawa pasti anggaran terbesarnya adalah shooping . betul tidak?,  baiknya uang yang kita miliki perlu di manage sedemikian rupa sehingga mendatangkan keberkahan tidak habis percuma, begitu juga dengan kehidupan, kehidupan harus dimanage sedemikian rupa sehingga jatah umur kita yang terbatas bisa menjadi sebuah aset kebaikan di akhirat. Ingat orang yang malas-malasan dalam menjalani kehidupan pasti akan tertinggal, orang yang banyak angan-angan tanpa sebuah tindakan pasti tidak akan punya apa-apa.

            If  you want to shine like a sun, first you have to burn like it ( Jika kamu ingin bersinar seperti matahari, pertama kamu harus terbakar sepertinya ), itu pesan dari Gopal Chaturvedi, sperti itu pula kita, kita yang ingin bersinar di dunia dengan sebuah prestasi maka kita harus berjuang ke arah itu, tidak ada cita-cita yang dapat di raih hanya dengan berdiam diri, atau menunggu nasib baik datang menghampiri anda.
“ sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri “ (QS.Ar-Rad :11).

Ingatlah janji Allah ini, yakini dan tanamkan dalam jiwa anda, dan beraksilah!!, ucapakan bismillah…Allahuakbarrr. Jalani hidup anda dengan full izzah, ingat tidak akan sia-sia aktivitas apapun yang kita niatkan karena Allah swt. So awali aktivitas kita dengan basmalah dan ucapkan alhamdulilah diakhir eksekusi aktivitas kita. Insallah berkah. Jadi ibadah.

Manusia yang tidak pernal gagal, mereka bukanlah orang yang sukses, tetapi mereka yang tidak pernal gagal adalah orang-orang yang tidak pernah mencoba untuk bertindak. Manusia yang tidak pernah mencoba pasti tidak akan pernah berhasil. So mari membajkan diri untuk siap menghadapi perubahan.
 A person will never succed unless he tastes failure ( Orang tidak akan pernah merasakan sukses kecuali dia pernah merasakan kegagalan )`` Paul Santos ```

Gunakan STRATAK untuk melejitkan diri

Startegi dan taktik melejitkan diri dengan konsep “ islamic carater building “, islam adalah tuntunan kita, pembanguan karakter tanpa agama pasti buta. Buta akan visi hidup yang sebenarnya. Jika kita amati pembanguan karakter  tanpa landasan spiritual pasti akan kering karena pembangunan karakter hanya dibangun diatas orientasi kesuksesan dan keberhasilan dunia belaka. Sementara dunia bukanlah tujuan kita yang sebenarnya. So diperlukan reformulasi konsep tentang pembangunan karakter yang berdiri diatas nilai islam.

Staratak pertama, tentukan visi.   Anda harus tahu apa yang anda inginkan baik itu jangka pendek ataupun  jangka panjang.  Mulailah kita bangun visi jangka pendek yang sederhana pada hari ini. melakuan hal yang sederhana tetapi memberi dampak perubahan. Coba anda sisihkan waktu satu jam atau setengah jam setiap hari untuk membaca buku setiap hari. Saya yakin pasti akan ada perubahan dalam diri anda, minimal dari segi keilmuan.

Fokus pada hari ini, masa lalu telah berlalu, masa datang belum tentu anda memilkinya,  hari ini adalah milik anda. So berikan yang terbaik untuk hari ini pasti masa datang pun akan memberikan yang terbaik bagi anda. Karena masa depan di bentuk dari hari-hari yang anda jalani sekarang . Bagaimana masa depan anda pasti tidak akan jauh dengan keseharian anda. Habibi seorang yang pintar, bahkan menjadi icon intellektual muslim dan menjadi kebanggan, anda tahu kenapa??, beliau hanya tidur malam dua jam dan selainnya digunkan untuk mengupgrade diri, dan memperuncing skill dan knowledge yang dimiliki. Kepintaran itu nomor 2, yang pertama dan utama adalah tekad dan semangat untuk menjadu pribadi yang lebih baik dari sbelumnya.

So..Disiplinkan diri untuk menjadikan anda “ se..suatu “  baik di dunia maupun diakhirat, tidak ada keberhasilan tanpa disiplin. Setuju??. ingat lah kehidupan dan kemati an Allah jadikan itu semua untuk menguji siapa yang terbaik amalnya, yuk ah fastabikul khoirot...

Stratak kedua, luruskan niat. Niat tersembunyi di dalam hati, tetapi hal itu yang menetukan kualitas amal kita disisi Allah. “berapa banyak amal yang remeh menjadi besar gara-gara niat. Dan berapa banyak amal yang besar menjadi remeh karena niatnya. “ (Abdullah Ibnu Mubarrak).

Jangan sampai prestasi yang kita raih di dunia tidak memberikan kebaikan di akhirat, karena kita lalai dalam manage hati kita.  ingat kisah 3 tokoh besar, yang dihormati dan disegani ditengah-tengah masyarakat. Tetapi ternyata mereka tidak mendapatkan apa-apa dari amalan-amalan baik mereka. Mereka itu si Alim yang banyak ilmu, si Dermawan yang banyak dermanya dan si Mujahid yang selalu bersemangat dalam kebaikan. Tragisnya Ketika diakhirat ke tiga tokoh masyarakat tersebut diseret ke dalam neraka, anda tahu kenapa? Karena mereka melakukan kebaikan-kebaikan tersebut demi sebuah pencitraan diri didepan manusia. Nau’udzubillah.

So.... yang mengaku aktivis islam, aktivis di ranah apa pun itu, baik di ranah pendidikan, ekonomi, politik, atau dakwah mari luruskan niat agar segala aktivitas kita tidak sia-sia di hadapan_NYA.

Stratak ketiga, bersyukurlah, percayakah anda dengan bersyukur anda berarti telah mengundang kenikmatan dan keberkahan lainnya mendatangi anda. Cobalah syukuri apa yang Allah telah berikan kepada anda baik kenikmatan fisik dan kenikmatan yang lainnya. Pasti anda akan merasa lapang dan keridhoanpun akan terpancar dalam jiwa anda. Apap pun yang Allah berikan kepada anda pasti itu yang terbaik, “bisa jadi apa yang anda benci itu, itu baik bagi anda, dan apa yang anda sukai belum tentu itu baik bagi anda “.

Dan barangsiapa yang bersyukur  maka sesungguhnya dia bersyukur  untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia." (QS.An-mal:40)

Jerittan Jiwa Dari Dunia Maya….’’’



Jerittan Jiwa Dari Dunia Maya….’’’

         >>>  Aku yang lagi :
Berusaha menjadi wanita yang ~>
Mudah didekati tapi bisa menjag...a diri
Mudah mencintai tapi bukan melanggar syar'i
Mudah menerima hal baru tapi bukan menggumbar nafsu
Dan jadilah wanita yg ramah tamah tapi tidak mudah dijamah..
Insya Allah… ^.^
Bye, Bye ... Waktunya meluncur ke Dunia Nyata... ^.^
       
 >>>>  ILAHI...
Apakah orang yang telah mencicipi manisnya cinta-MU akan menginginkan pe...ngganti selain-MU...
Apakah orang yang telah bersanding di samping-MU akan mencari penukar selain-MU.....


         >>>>  Biarkan aku menjaga diri ini dengan merasakan pengawasan-Mu, ya Rabb...
Izinkan aku menjaga diri ini dengan melabuhkan cinta yang kumiliki pada lelaki sholih pilihan-Mu, ya Rabb..
Menjadi istrinya..
Mendampingi sisa usianya..
Menjadi ibu bagi anak-anaknya..
...Menjadi pelabuhan hatinya..
Menjadi tempat mengekspresikan rasa cinta yang dimilikinya..
         >>>>> Sejatinya tak ada yang sempurna dimuka bumi ini..
Kesempurnaan mutlak milik Allah Azza Wa Jalla..
Karena ketidak sempurnaan itulah kita membutuhkan orang lain atau hal lain utk menjadi penyempurna dalam hidup kita..
       >>>>>  “Tiada seorang mu’min yang rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyaki tatau kesedihan (kesusahan) sampai duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya” (HR. Bukhari).
        >>>>  Biarkan CINTA ini trus BERTAZBIH mengangungkan KEBESARAN-MU........
               
     >>>>>  Bismillahirrahmanirrahim ...

Aku Suka Cara Allah Azza wa Jalla Men-Cinta

Kadang Aku Bertanya akan tiga hal .. :
...
1. Mengapa Hidup Penuh Ujian.. ???

Patutkah manusia menyangka bahwa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: “Kami beriman”, sedang mereka tidak diuji (dengan sesuatu cobaan) Dan demi sesungguhnya! Kami telah menguji orang-orang yang terdahulu daripada mereka, maka (dengan ujian yang demikian), nyata apa yang diketahui Allah tentang orang-orang yang sebenar-benarnya beriman, dan nyata pula apa yang diketahuiNya tentang orang-orang yang berdusta. (Al Ankabut: 2-3)

2. Dan Tak Seperti Yang Ku idamkan

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. (Al Baqarah : 216)

3. Kok Berat Banget

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.
(Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Al Baqarah : 286)

*Wallahu a'lam bisshawwab*
 

NII Dimata Seorang Mahasiswa THAWALIB


NII Dimata Seorang Mahasiswa
THAWALIB

Selama peperangan NII (Negara Islam Indonesia) dengan RI (Republik Indonesia), Stigmatisasi terhadap NII oleh RI telah berlangsung sejak awal peperangan. Dari mulai pemberian nama Gerombolan, DI yang disingkat Duruk Imah (Pembakar Rumah), Perampok, dll. membuat pergerakan NII menjauh dari dukungan umat islam yang masih taat pada RI. Paska peperangan selesai (1962) stigmatisasi terhadap NII tidaklah serta merta selesai, apalagi gerakan NII kemudian terdeteksi kembali mengkristal sejak 70-an awal. Maka propaganda serta pengstigmasisasi disebar dengan melalui media resmi ataupun melalui antek-anteknya di kalangan bawah yang kontak langsung dengan rakyat. Tidak jarang hal ini membuat beberapa anggota NII kembali keluar dari oraganisasi tersebut, rakyat umum lebih membenci gerakan ini, dan beberapa harokah (gerakan islam) mulai melakukan konflik gerakan dan pemikiran dengan NII, meski pada hakekatnya tujuan gerakannya sama. Dan stigma negatif muncul kembali demi memisahkan Mujahidin TII/NII dengan umat islam ataupun yang berpotensi menjadi sekutu (harokah islam lainnya). Dan hal yang paling “seru” menurut penulis terjadi ketika  RI berhasil menyusupkan agen-agennya yang berbaju mujahid masuk ke barisan NII dan berusaha melakukan pembentukan citra buruk dan konflik baru yang bukan hanya antara NII dengan fihak luar, juga didalam tubuh NII sendiri. (mantapnyapermainan… intellejen RI). secara konseptual pegerakan NII versi karto suwiryo berbeda 180 derajat dari NII versi sekarang (versi panji gumilang).(sepak terjang KW 9 Abu toto menyelewengkan NII, Al-Chaidar).

Dan dibawah ini gambaran-gambaran stigmatisasi yang berhasil dilakukan oleh fihak RI yang sekarang dijadikan idiolagi pergerakan NII persi Panji Gumilang dengan yayasannya yang paling besar seasia, yaitu Alzaitun. Hal yang sangat aneh apabila kita renungkan ketika gerakan NII sedang gencar seperi sekarang ini, kok, mengapa markas besarnya tidak diberangus aja??, malah para aparat maupun pakar hanya membuat ombrolan-obrolan yang mengembor-gemborkan NII dan sepak terjangnya tanpa mencari inti dari “problem solving”nya, ini bagaikan sebuah permainan yang sengaja di gembor-gemborkan untuk sebuah “kepentingan”. Tentu yang menjadi korban adalah umat islam sendiri yang di cekoki dan di jadikan objek permainan. Coba kita lihat perkara ini dengan pendekatan multi perfektip sehingga kita tidak mudah untuk menerima sebuah pemberitaan (take for granted), tapi, terlepas dari itu semua subhat-subhat (virus-virus agama) yang datang dari NII versi Panji gumilang tetap lah harus di di bongkar kebusukan idiologinya dan melakukan refurifikasi (pemurnian kembali) dengan hujjah alqur’an dan as-sunnah. Dibawah ini akan di jelaskan shubhat-shubahat NII dan bantahanya.

1.Ashobiyah.

NII sudah terkenal dengan suka mengkafirkan orang yang diluar golongannya walaupun itu saudara atau keluargannya yang masih islam dengan alasan mereka tidak masuk NII maka mereka kafir. Jelas ini idiologi yang keliru. Ini jelas bertentangan dengan hadist dibawah ini
ليس منا من دعا إلى عصبية ، وليس منا من قاتل على عصبية ، وليس منا من مات على عصبي
Bukan termasuk golongan kami, siapa saja yang mengajak kepada ashobiyah (fanatik golongan, suku, bangsa, kelompok dsb, pokoknya selain fanatik Islam). Dan bukan termasuk golongan kami, siapa saja yang berperang atas dasar ashobiyah. Dan tidak termasuk golongan kami pula, siapa saja yang mati atas dasar ashobiyah.


2.Sebagai Sekte (Aliran Keagamaan)

Hal ini muncul terutama ketika beberapa kelompok dengan mengatas namakan NII (menyebar di daerah Garut, Jawa Barat) membuat syari'at/hukum dimana sebelum tegaknya Madinah Indonesia maka Sholat (secara ritual) belum dilaksanakan.  dengan hujah bahwa turunnya perintah sholat terjadi ketika Madinah sudah tegak. Kelompok lainnya yang dibawa oleh NII Al Zaitun (Abu Too/Panji Gumilang dipengaruhi oleh aliran Isa Bugis) malah menyatakan bahwa melaksanakan perintah Imam (melaksanakan aktifitas sebagai aparatur negara) itu sudah sholat, sehingga sholat dalam arti ritual sudah tidak usah dilaksanakan lagi. Konsep ini jelas adalah sebuah sekte/ aliaran sempalan yang sangat melenceng jauh dari firman Allah “waaqimusholah…..” ayat ini ketika turun maka sudah berlaku dan wajib untuk dilaksanakan sehingga hari akhir, tidak ada yang namanya perubahan hukum setelah pintu wahyu tertutup. Interpretasi (tafsiran) terhadap ayat sholat sunggu tidak di dukung dengan hujjah-hujjah yang datang dari para ulama yang kredibilitas dan yang memilik hak priogatif.

3.Mengkafirkan Umat Islam diluar NII

Entah berawal dari mana bahwa NII terkenal mudah mengkafirkan umat islam lainnya yang tidak menjadi warga negara NII. Dan faktanya bahwa beberapa kelompok yang mengatasnamakan NII melakukannya, contoh NII Al Zaitun/KW IX . Yang ironisnya mereka selalu berangkulan mesra dengan pejabat RI, bahkan peresmiannyapun (ponpes Al Zaitun) dilakukan oleh pejabat RI.
Ketika jaman peperangan jelas (1949-1962/65), dimana NII mempunyai teritorial yang secara murni menjalankan Syariat Islam. Bahwa siapapun yang memerangi NII berarti memerangi Syariat Islam dan Dia yang membuat dan memerintahkan syariat tersebut dijalankan, sehingga mereka (siapapun itu, meski mengakui beragama islam) jelas dinyatakan Bughot/murtad/kafir.

4.Penguras Uang Rakyat

Panji Gumilang (pendiri NII al Zaytun) yang haus kekuasaan dan kemewahan berhasil meyakinkan para aparatnya untuk melakukan penarikan dana besar-besaran untuk membiayai istananya di Indramayu (ponpes Al Zaytun) dan segala akomodasi lembaganya (NII boneka RI). Berbagai cara dari mulai biyaya baiat Hijrah, Qirodh, Infaq taubat, dll dengan jumlah dan aturan diluar syariat, betul-betul menguras harta umat. Sedikit demi sedikit terungkaplah siapa Panji Gumilang yang sebenarnya. Meski masih banyak umat yang merasa dirinya berada dalam rel yang benar karena telah di”braind washing” (cuci otak). padahal sebenarnya mereka telah terkena tipu daya oleh para aparat al Zaytun, dan para “memmber” NII yang terus bergerak mengrekrut anggota baru dan menupuk-numpuk harta demi kepentingan golonganya. Bahkan seorang akhwat di perbolehkan menjual dirinya demi mendapatkan uang untuk membayar shodakoh ke aparat NII tersebut. (bangsat siah..te gableg pikiran….mmm..maaf  penulis agak amarah).

Mungkin tulisan ini masih belum bisa menampung info-info tentang NII secara luas. Tapi, mudah-mudahan teman-teman bisa menambahkan di sedisi berikutnnya. Mudah-mudahan tulisan ini sedikitnya bisa bermampaat dan bisa membuka cakrawala kita dengan apa yang terjadi disekeliling kita, wallahu a’lam bshowwab.

MENGINTIP KEROMANTISAN RASULULLAH SAW



MENGINTIP  KEROMANTISAN RASULULLAH SAW
Oleh : Misbahuddin

Rasullulah selain seorang pemimpin perang yang handal ternyata beliau juga seorang pemimpin rumah tangga yang romantis, tulisan ini patut untuk di baca dan di aflikasikan dalam dunia nyata coz tulisan ini dalam bahasa gaulnya                  “ diderivasi ” atau dinukil dari alhadist yang patut untuk di jadikan pedoman dalam kita beromantis-romantis ria dengan sang istri (yang blom punya selamat berjuang aza..he..) yang sesuai sunnah, bagaimanakah keromatisan rasululah?, yuk ah kita intip bersama.....

a)      Keromatisan nabi dengan membukakan kendaraan atau pintu rumah untuk istrinya.

Imam bukhori dan imam muslim  meriwayatkan “bahwa nabi saw duduk disisi unta beliau. Kemudian beliau meletakan lututnya, lalu istri beliau shaffiyah meletakan kakinya diatas lutut nabi saw sehingga ia naik ke atas unta”.

Oww.. so sweet banget ya kalo kita renungkan hadist diatas tadi!!,  jikalau di analogikan dengan jaman sekarang mungkin hadist ini bisa diamalkan dengan membukakan pintu untuk sang istri yang istri yang diiringi dengan senyuman yang memancar di tambah dengan kecucapan di kenang yang penuh kesih mesra. Ataupun dengan hal-hal yang lain yang tidak terlepas dari makna ektrinsik hadist tersebut.

b)     Memberikan “kiss” kepada istri sebelum pergi dan datang dari bepergian

Dintara hal yang diamanatkan rasulullah saw adalah anjuran agar suami mencium istrunya sebelum pergi ke kantor  ataupun  yang bertujuan untuk keluar rumah, ini tersirat dari hadis yang datang dari siti aisyah, beliau berkata “rasulullah saw mencium aku, kemudia beliau pergi sholat tanpa memperbaharui wudhu (HR.abdul rajjaq).

Sangat indah apabila suami memberikan ciuman kepada istrinya, dan istrinya  memberikan ciuman kepadasuaminya, sebelum suami beranjak dari rumah (farewell kiss, begitu juga dengan ciuman sambutan ketika suami kembali dari bekerja  atau bepergian (welcoming kiss), ciuman yang penuh kesucian dan kehormatan karena di bingkai dalam kehalalan adalah senjata ampuh  untuk melawan segala rayuan yang terjadi setiap hari dan tersebar dimana-mana. Dan sangat tidak pantas bagi seorang yang mengaku muslim atau musliamat mencium tangan atau kening  dari seorang pasangannya yang belum halal, walaupun di bungkus atas nama  keromantisan. Inilah keromantisan yang sesat dan menipu.

c)      Makan Sepiring Berdua

Anda pernah membaca literatur yang menjelaskan kerontisan para jendral perang?, seperti hittler, jengis khan, ataupun yang lainnya? Pasti anda tidak anda mendapati keromtisan mereka. Rasulullah adalah seorang “rule model” seorang ushwah dalam prinsip-prinsip kehidupan. Dalam perfectif apapun beliau adalah pemimpin dalam segala bidang termasuk pemimpin keluarga yang romantis.

Kita dpati kembali hadist dari istri nabi, siti aisyah beliau berkata “pernah aku minum, sedangkan aku dalam keadaan haid, kemudian aku memberikan tersebut kepada nabi  saw (dari wadah yang sama), dimana beliau menempelkan mul.utnya di bekas aku minum, lalu beliau minum . pernah pula aku makan daging yang tersisa dari tulang dengan menggigitnya , sedangkan kau dalam keadaan haid. Kemudian aku memberikan daging itukepada nabi saw, lalu beliau meletakan mulutnya pada bekas mulutku.(HR.Muslim).

d)     Berlemah lembut dan menemani istri yang sakit.

Wanita ingin dimengerti apalagi waktu sakit, coz dalam keadaan sakit manusia berada pada titik terrendah secara kejiwaan. Pada saat itu dibutuhkan orang yang mampu memberikan motivasi dan sugesti untuk kuat bartahan dan bangkit. Maka ketika sang istri sakit maka suami adalah orang yang pertama yang mampu memberikan energi positif dan menentramkan jiwanya. Dalam hal ini rasulullah memberikan suri tauladan  yang luar biasa, kita dapat melihatnya dari hadist yang datang dari siti aisyah “nabi saw adalah seorang yang penyayang lagi lembut. Dan beliau akan menjadi orang yang sangat lembut dan paling banyak menemani ketika istinya sedang mengadu dan sakit (HR.Bukhori).

e)      Bersendau-gurau  dan membangun keakraban

Nabi Muhammad adalah seorang yang roamantis dan lemah lembut kepada keluarganya, sering bercanda tapi penuh adab, dan sopan santun serta keluhuran akhlak, sikap romantis beliau sangat menakjubkan dan mengagumkan, seperti yang terlukis dalam salasatu hadist,” Rasulullah adalah orang yang tidak kaku apalagi kasar kepada istrinya dan keluarga. Tetapi beliau banayak bercanda, bergurau dan bergembira                                (HR.Al-Bajar dan ibnu abi dunya).

Dalam hadist lain yang diriwayatkan bahwa siti aisyah pernah berkata”suatu hari saudah mengunjungi kami, dan Rasulullah duduk diantara diriku dan saudah, maka aku membawakanaya makanan, lalu aku katakan padanya “ makanlah!” lalu saudah menolaknya dengan mengatakan “aku sudah tidak selera makan”, lalu ku katakan “demi Allah makanlah atau aku akan mengotori wajah mu” dan saudah menolak dengan mengatakan “aku tidak akan mencicipinya “lalu, ku ambil makanan  dari mangkuk yang besar dan kulumurkan ke wajahnya. Maka nabi tertawa dan lalu mengangkat kakinya dari pangkuan saudah agar ia bisa membalasku. Beliau berkata kepada saudah “kotorilah mukanya” lalu ia mengambil makanan dari mangkuk besar dan melumurkannya ke mukaku, dan Rasulullahpun tertawa.(HR.Annasai).

f)       Mandi Bersama

Believe it or not,,??. Tentang yang satu ini, yang jelas ini datang dari hadist yang menggambarkan bagimana rasulullah memberi tips-tips secara tersirat bagi sang suami yang ingin membina rumah tangganya menjadi romantis yang islami, bukan romantis yang lebay yang dibuat-buat. Suatu hadist yang datang dari siti aisyah, beliau berkata ”aku mandi bersama Rasulullah saw dalam satu bejana. Aku mendahulinya  dan dia mebdahuluiku (mengambil wadah) sampai-sampai dia berkata,”tinggalkan untukku” dan aku berkata, tinggalkanlah untukku” (HR.Annasai).

Masih banyak kerontisan-kerontisan yang bersumber dari ushwah teladan kita nabi muhammad yang belum saya  belum jabarkan. Tapi mudah-mudahan ini bisa menjadi representatif (mewakili) prinsip-prinsip dasar dari romantisme yang islami.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi bekal untuk para teman-teman yang masih single untuk memeprsiapkan diri menuju gerbang “kesempurnaan agama” ataupun yang sudah mempunyai pasangan supaya menciptakan bahtra hidup yang full dengan keromantisan dan barakah. Al-haqq mirrobik