Tampilkan postingan dengan label SyaQofah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SyaQofah. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2013

Keutamaan Menikah


“Dan kawinkanlah orang orang yang sendirian di antara kamu, dan orang orang yang layak (berkawin) dari hamba hamba sahayamu yang lelaki dan hamba hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas pemberianNya lagi Maha Mengetahui” Begitulah janji Allah dalam QS An Nuur :32) , pada anda yang mau menikah, Anda pasti kaya!
Imam Al Qurtubi, mengatakan , ayat tersebut mengandung makna, bahwa jangan biarkan kemiskinan seorang laki laki dan seorang wanita menjadi sebuah alasan untuk tidak menikah semata semata meperoleh ridha Allah dan mencari tempat perlindungan dari ketidak patuhan padaNya, Allah akan memampukannya dan Allah akan mengkayakannya. Ayat itu merupakan bukti bahwa menikah itu tidak pandang bulu. Anda diperbolehkan menikahi orang miskin. Karena itulah, tidak seharusnya anda berkata, “ Bagaimana aku akan menikah jika aku tidak punya uang?” atau berkata, “ Susah sekali jika aku menikahi orang miskin, jangan jangan aku akan menjadi semakin miskin?’ jangan pernah berkata dan berfikiran seperti itu. Mengapa? Sebab rizki telah dijanjikan oleh Allah, dan makanan pun telah dijamin oleh Allah.
Merujuk pada pemaparan pemaparan tersebut, tidak sepatutnyalah kita takut menikah hanya karena kita miskin, justru saat miskin itulah kita harus berani menikah. Bismillah !!!
Menikah karena Allah , niscaya Allah menjamin kehidupan kita. Lihatlah betapa Rasulullah menunjukan kepada kita bahwa kemiskinan bukanlah penghalang buat menikah. Buktinya ? beliau berani menikahkan seorang perempuan yang datang kepada beliau dengan seorang lelaki miskin yang tidak mempunyai apa apa selain pakaian yang melekat di tubuhnya.
Hal ini penting saya tekankan, lantaran kebanyakan faktor orang takut menikah karena mereka miskin, sehingga dengan menikah, mereka mengira akan semakin miskin dan susah hidupnya. Padahal, Allah berkata lain, justru dengan menikah  Dia akan mengayakan dan memampukan kita.
Coba pahami dan resapi perkataan sahabat Nabi di bawah ini, kalau kalian masih takut miskin karena menikah, maka pertanyakan keimananmu !!!
“ Patuhilah Allah dalam apa apa yang Dia telah perintahkan padamu untuk menikah. Dia akan memenuhi janjiNya untuk membuatmu kaya.” (Abu Bakar Ash Shiddiq)
“ Carilah kekayaan lewat pernikahan ! aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih aneh daripada seorang laki laki yang tidak mencari kekayaan lewat pernikahan. Padahal Allah telah menjanjikan “…Jika mereka miskin, maka Allah akan mengumpulkan mereka dengan karuniaNya “(Umar bin Khattab)
“Temukanlah kekayaan dengan menikah.” (Abdullah bin Mas’ud)
Jadi, wahai hamba Allah ! Apakah sekarang masih ada lagi yang menghalangi anda untuk menikah? Bukankah janji Allah ini tidak cukup bagi anda?
(Anif  sirsaeba)- berani kaya, berani takwa-Republika
Bila satu isteri belum cukup bagimu, bila memang itu kebutuhanmu, maka nikahlah dengan 2, 3, dan 4 Isteri. Adillah dalam menjalankannya, maka kalian akan lebih diberikan karuniaNya dan lebih kaya insyaAllah dari sebelumnya. Wallahu Alam.

Rabu, 03 April 2013

6 GOLONGAN WANITA YANG KURANG LAYAK DI JADIKAN SEORANG ISTRI

6 GOLONGAN WANITA YANG KURANG LAYAK DI JADIKAN SEORANG ISTRI



1). Al -Anaanah
Banyak keluh kesah. Yang selalu merasa tak cukup, apa yg diberi semua tak cukup. diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi mobil tak cukup, dll. Selalu ingin memenuhi kehendak nafsu sendiri, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. apa yg suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yang tak cukup.

2). Al-Manaanah
Suka mengungkit. Kalau suami melakukan hal yg dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu. sangat senang membicarakan suami: tak ingat budi, tak bertanggung jawab, tak sayang, dll. Padahal suami sudah memberi perlindungan macam-macam padanya.

3). Al -Hunaana
Ingin pada suami yg lain atau berkenan kepada lelaki yg lain. sangat suka
membanding-bandingkan suaminya dengan suami/lelaki lain. Tak ridha dengan suami yangada. (Naudzubillah)

4). Al- Hudaaqah
Suka memaksa. Bila ingin sesuatu maka dipaksa suaminya melakukan. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dengan berbagai ancaman: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dll. Suami dibuat seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Yang dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.

5). Al-Hulaaqa
Sibuk bersolek atau tidur atau santai-santai dll hingga lalai dengan ibadah-ibadah asas, seperti shalat berjamaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dengan anak-anak, dll.

6). As-Salaaqah
Banyak berbicara, menggosip. Siang malam, pagi petang asik menggosip terus. Apa saja yg suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya.

Zaman sekarang bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dengan telfon, SMS, internet (facebook), BBM dan macam-macam cara yang lain.

Selasa, 23 Oktober 2012

6 jenis perempuan yang wajib dijauhi

‎- 6 jenis perempuan yang wajib dijauhi -



1. Al-Anaanah : Banyak keluh kesah. Yang selalu merasa tak cukup, apa yang diberi semua tak cukup. udah punya rumah 5 tingkat kebawah,punya mobil tanpa awak,kalung mirip rantai jangkar kapal,gelang persis borgol,anting persis velk sepeda..cuma gelang kaki aja yang belum.

2. Al-Manaanah : Suka mengungkit. Kalau suami melakukan perkara yang dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu.
contoh : "eh kamu ingat ngga dimana aku nemuin kamu...dicomberan tauuuu,waktu dikejar polisi karna maling kutang"
atau :"eh situ kalo bukan aku yang mau,ngga bakalan lagi ada yang mau,situ kan bujang tua dulunya...

3. Al-Hunaanah : Ingin pada suami yang lain atau berkenan kepada lelaki yang lain. Sangat suka membanding-bandingkan suaminya dengan suami/lelaki lain. Tak redha dengan suami yang ada.
wadooh....cowok itu ganteng gila...ngga kaya' suamiku yang gila ganteng,udah 16 kaca yang pecah gara2 dia ngaca mulu...

4. Al-Hudaaqah : Suka memaksa. Bila hendak sesuatu maka dipaksa suaminya melakukannya. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dengan berbagai ancaman. Ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami. Suami dibuat seperti orang suruhannya, bukan sebagai pemimpinnya. Yang dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.
contoh : "paaaap...pilih korupsi atau mama bunuh diri"!..atau..kalo begini terus kapan kita kayanya,sono gih ngepet..biar mama yang jaga lilin.

5. Al-Hulaaqah : Sibuk bersolek atau tidur atau santai-santai hingga lalai dengan ibadah-ibadah asas, seperti solat berjemaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dengan anak-anak.pokoknya tu muka takut kena air...maskara bisa luntur..mana belinya diparis lagi,trus bela2in nahan kentut sehari semalam karna takut kalo nyium baunya ntu bulu idung yang udah direbounding bisa rontok....eh bujug dah!!

6. As-Salaaqah : Banyak berbicara, bergosip. Siang malam, pagi petang asik bergosip. Apa saja yang suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya. Zaman sekarang ni bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dengan telefon, SMS, internet, dan macam-macam cara yang lain . Yang jelas isteri tu asyik menyusahkan suami dengan kata-katanya yang menyakitkan.
contoh : "aduh jeng..suamiku kurang bergairah,masa' semalam towernya rubuh mulu"!!

Jumat, 12 Oktober 2012

Amalan-Amalan Sunnah Di Bulan Ramadhan


Suplemet 2
Amalan-Amalan Sunnah Di Bulan Ramadhan

Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan jalan meninggalkan segala yang menyebabkan batalnya puasa seperti makan dan minum serta hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Dan dianjurkan untuk mengisi bulan ramadhan dengan amalan-amalan yang disunnahkan, Berikut Amalan-Amalan Sunnah Di Bulan Ramadhan :
1.       Makan sahur dan mengakhirkannya

Rasulullah Bersabda :
“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Zar Al-Ghifari ra. dengan riwayat marfu`, ”Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan buka puasa dan mengakhirkan sahur.”(HR Ahmad: 1/547)
Dari Abi Said al-Khudri RA : “ Sahur itu barakah maka jangan tinggalkan meski hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya … dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur. (HR Ahmad: 3:12)
2.       
Menyegerakan Berbuka Puasa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Manusia akan sentiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Mengawali berbuka puasa dengan kurma, atau manis-manisan kalau tidak ada maka dengan minum air. ” Rasulullah saw berbuka dengan rutbaat (kurma segar) sebelum beliau shalat, apabila tidak ada maka dengan beberapa tamar (kurma) dan apabila tidak ada, beliau meminum air. (HR Abu Dawud, Hakim dan menshahihkannya serta Tirmidzi meng-hasankannya).
3.    
   Membaca Al Qur’an

"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf. " (HR. At-Tirmidzi, katanya: hadits hasan shahih).
Allah telah menjamin bagi siapa yang membaca Al-Qur'an dan mengamalkan isi kandungannya tidak akan tersesat di dunia dan tidak celaka di akhirat, dengan firmanNya " Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. " (Thaha:123),

4.       Shalat tarawih

“Barangsiapa sholat tarawih dengan dilandasi keimanan dan mengharap pahala dari Alloh maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhori dan Muslim).
5.      
Meninggalkan perkataan kotor

Dari Abu hurairah ra bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:” Berpuasa bukan hanya (menahan) dari makan dan minum, sesungguhnya berpuasa dari lagwun (perbuatan yang sia-sia) dan rofats (perkataan yang kotor)…( HR Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Hakim)
6.      
Memperbanyak Sedekah

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744)
7.       
Memperbanyak Doa

Doa orang berpuasa adalah salah satu doa yang paling mustajab. Dalam kondisi seseorang berpuasa.
8.       
Menyibukan diri Dalam Kebaikan

Bulan Ramadhan adalah peluang emas bagi setiap muslim untuk menambah ‘rekening’ pahalanya di sisi Allah. Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi dikatakan bahwa amalan sunnah pada bulan Ramadhan bernilai seperti amalan wajib dan amalan wajib senilai 70 amalan wajib di luar Ramadhan. Raihlah setiap peluang untuk berbuat kebaikan sekecil apapun meskipun hanya ‘sekedar’ tersenyum di depan orang lain.
9.      
Memberi Makan Kepada Orang yang Berpuasa Dan Menjalin Silaturahmi
“Barang siapa yang memberi ifthar (untuk berbuka) orang-orang yang berpuasa maka baginya pahala 
seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun”. (HR Bukhari dan Muslim)

10.   Beri‘tikaf

Aisyah RA berkata, ”Bila telah memasuki 10 malam terakhir bulan Ramadhan, Nabi SAW menghidupkan malam, membangunkan keluarganya (isterinya) dan meninggalkan isterinya (tidak berhubungan suami isteri).(HR Bukhari dan Muslim)

Ahok ... !!!, Aku Harus WoOw Githu ....


Ahok ... !!!,  Aku Harus WoOw Githu ....

            Kemenangang Ahok ini adalah konsekuensi logis dari demokrasi, siapa yang mempunyai suara terbenyak dia lah yang menjadi pemenang. berbeda dengan sistem pemilihan dalam islam. pemimpin dipilih oleh sekelompok Ulama yang tergabung dalam ikatan ahlu Hilli wal ‘Aqdi ( Tim pemilihan pemimpin ). karena jika pemilihan pemimpin diserahkan kepada rakyat maka pemimpin akan dipilih sesuai selera mereka. Jika masyarakatnya beriman dan bertaqwa semua, hal tersebut tidak akan menjadi bomerang.  Karena masyarakat yang mempunyai keimanan dan keislaman yang kokoh pasti akan memilih pemimpin yang memilki keimanan dan ketaqwaan juga. tetapi yang menjadi sangat mengerikan itu ketika masyarakat seperti di Indonesia, yang jika lihat sosio-kultur masyarakat muslimnya belum menjiwai keislaman mereka sendiri. bahkan cendrung sekuler dalam arti luas. maka pasti mereka akan memilih pemimpin sesuai nafsu dan karater mereka juga.
           
            filosof plato sendiri menemukan beberapa kelemahan patal dalam sistem demokrasi ini, beliau berujar, “ proses demokrasi tidak akan menyeleksi pemimpin yang berkualitas. dengan demokrasi pemimpin terpilih hanya berdasarkan non esensial, seperti kepintaran  pidato, kekayaan, dan latar belakang keluarga. padahal pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang mengerti wisdom. dan memimpin yang wisdom dilaharikan dari ide yang sempurna”.
           
            Muhammad Iqbal mengritik demokrasi lebih pedas, beliau berujar seperti ini, “ dari sekumpulan semut tidak akan lahir seoarang sulaiman yang brilian “. dengan kata lain dari dua ratus keledai tidak akan melahirkan pemikiran manusia.  ini berarti bahwa banyaknya rakyat yang tidak berkualitas maka tidak akan menghasilkan pemimpin yang terbaik. jika sistem pemilihan pemimpin diserahkan pada suara terbanyak”.

Ketika Ahok menjadi The Winner

            Aku harus bilang Woww gthu ... sambil guling-guling ketika ahok menjadi wakil gubernur. sungguh tragis saudara ku. ketika ahok menjadi orang no 2 di Jakarta maka dia akan memimpin 12 lembaga islam di Jakarta. wow .. lembaga islam dipimpin oleh Kristen ??. coba anda renungkan... pasti mumet untuk memikirkan bagaiman kedepanya. ya seperti pengurus DKM Masjid dipegang oleh orang bukan Islam , pasti bingung, mau dibawa kemana  agama ini ....

            Menyikapi Perda No.32 Tahun 2012 yang Mengatur Pejabat Non Muslim Menduduki Posisi penting di Lembaga Islam, anggota Dewan DPRD DKI Jakarta dari Komisi C, Habib. A. Husein Alaydrus,SH, MH, menyatakan ketidak-setujuannya jika Ahok yang beragama Kristen memimpin 12 lembaga yang menjadi naungan Pemerintah Daerah DKI Jakarta.
            Menurut Husein, lebih baik di jabat oleh orang Islam dari pada orang Kristen. Teknisnya, bisa saja dibuatkan SK agar posisi penting itu tidak dipegang atau dikendalikan oleh Wagub yang Kristen.
           
            “Tidak layak jika masyarakat yang memiliki penduduk mayoritas Muslim dipimpin oleh figur beragama Kristen. Namun yang dikhawatirkan oleh umat Islam ini dengan adanya perda No. 32 Tahun 2004, yang mengatur Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih pada putaran ke-2 ini menjabat posisi-posisi penting sejumlah lembaga Islam. Pertanyaanya pantaskan posisi tersebut diduduki orang Kristen seperti Ahok?” kata Husein.

12 lembaga Yang akan diPegang Oleh Sang The winner

Ada 12 tugas ex officio jika Ahok menjadi Wagub DKI Jakarta sesuai Perda No. 32 Tahun 2004. yaitu :  

1.       Ketua tim pembina usaha kesehatan sekolah.
2.       Ketua lembaga kerjasama tripartite.
3.        Ketua Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA). Kalau dia jadi Ketua KOMINDA dia tahu seluruh informasi intelijen, peta gerakan Islam dia tahu, itu bahaya!
4.        Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK).
5.       Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (BAZIS).
6.       Ketua Dewan Pembina Jakarta Islamic Center.
7.        Ketua Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an. Ketua Badan Pembina Pengembangan Tilawatil Qur’an.
8.        Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh    (BAZIS).
9.       Ketua Dewan Pembina Badan Pembina Perpustakaan Masjid.
10.    Ketua Badan Pembina Kordinasi Dakwah Islam (KODI).
11.   Ketua Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama.
12.    Ketua Majeli Pembimbing Daerah dan Majelis Pembimbing Daerah Harian Gerakan Pramuka.

Ketika kita menjadi Tamu di rumah sendiri
            DKI Jakarta baru pertma kalinya dan mudah-mudahn untuk menjadi terakhir kalinya memilki wakil gubernur seoarang kristen. Ahok seoarang cina bangka ini, pasti akan menjadi pembuka gerbang menguatnya  orang cina perantauan untuk menguasai aset perekonomian indonesia. Jika kita lihat sekarang orang pribumi menjadi tamu di rumahnya sendiri, mereka jadi kuli dan pembantu biasa, kehidupan mereka tergencet oleh kaum non pribumi.
           
            Ini bukan bukan soal Rasial kawan, tidaklah mengapa kita dipimpin oleh orang cina asalkan dia punya integritas sebagai pemimpin. oke kalau itu alasannya. sekarang saya mau bertanya, jika anda punya rumah sendiri, terus yang mengatur rumah anda adalah bukan diri anda, tetapi tamu yang datang ke rumah anda, anda sendiri yang yang punya rumah menjadi pembantu atau minimalnya asisten dirumah itu. bagaimanakah nurani anda menjawab ??.
           
            Orang cina sudah mencengkramkan kekuasaan bisnisnya samapai ke desa-desa melalui alfamart dan indomrart yang melumpuhkan serta menghancurkan ekonomi kaum pribumi. Dengan dikuasi ekonomi Indonesia oleh golongan cina, maka pribumi akan semakin tergerus, dan semakin miskin, dan golongan cina akan semakin kuat cengkeraman terhadap Indonesia. Sungguh ini kenyataan yang sangat pahit. Kaum pribumi sekadar hanya menjadi kuli dan jaga toko-toko cina.

            Di Kalimantan Barat, wilayah yang berbatasan dengan Sabah, sekarang  gubernurnya dipegang oleh Cornerl dan Christian, keduanya Kristen dan keturunan cina, dan dengan demikian Kalimantan Barat, selanjutnya akan menjadi pintu gerbang, masuknya orang-orang cina perantauan merambah masuk ke wilayah Indonesia.
           
            Tetapi, DKI Jakarta yang menjadi pintu gerbang Indonesia sudah berada di tangan Ahok. Semuanya itu, akan semakin memudahkan penguasaan terhadap Indonesia

Dalam Malam yang Sunyi, KU bergumam dalam Hati ..


Dalam Malam yang Sunyi,
KU bergumam dalam Hati ..

       update status lewat Fb bisa menjadikan kebaikan jika apa yang kita tulis memberikan insprasi bagi sahabat-sahabat kita. kala itu aku menukil perkataan Aa gym   “ Bila beramal fokus saja bagaimana agar amal kita diterima oleh Allah. tak usah pusingkan penilaian manusia makhluk, niscaya lebih nikmat “. lalu ada salasatu sahabat Fb ku yang mengomentar. “  Beramal jg ada tuntunannya...jgn cuma ikhlas!!.. “. sekilas ku coba membaca pola fikirnya. mm..mmm .....................m “ Apakah aku harus bilang Wooow gthu “, menaggapin komentarnya. ini orang pasti kurang resfect ke Aa Gym. komentator ini mungkin tidak suka dengan metode dakwah manajemen qolbunya Aa gym karena mungkin dianggap deket-deket ke sufi.   
             
            ku merenung, Gerakan dakwah apapun itu jika memberikan kontribusi dan pencerahan untuk kehidupan kita harus menghargainya. jangan langsung maen “ hajar” saja, tanpa memutho’la’ah ( mendalami ) terlebih dahulu duduk perkaranya. perbedaan seudah menjadi fitrah kehidupan. di alam ini tidak mungkin ada persamaan untuk seluruh perkara. beda kepala pasti beda pemikirannya.

            Setiap gerakan dakwah yang mempunyai masa dan jama’ah pasti ada kelebihan-kelebihan dan kekurangan masing-masing. jika kita melihat   kekuranannya terus pasti nilai baik yang dia punya tidak lagi berharga di mata orang yang senantiasa melihat seseorang dari kekurangan saja. So lihatlah kelebihan-kelebihanya, serap abizz dan tiru bagaimana mereka mengasah dan mengupgrade kelebihan-kelebihan mereka.
           
Lihat Dari Sudut Pandang Yang Posisitif

            Aku berfikir organisasi dakwah apapun itu, pengajian apapun itu.  atau orang yang berkumpul untuk mengaji tanpa embel-embel oraganisasi pasti memilki kelebihan-kelebihan tersendiri. seyogyannya kita mengambil nilai-nilai positif dari itu semua. kaum Salaf, saya lihat kajian keilmuannya membahas tentang masalah Aqidah yang menjadi sekala prioritas. karena aqidah islam adalah pondasi hidup dan kehidupan. persis ( Persatuan Islam, sepak terjangnya ampir sama dengan salaf, yaitu memberantas Tahayul, bid’ah, dan Churofat ( TBC ), dan persisi sangat Radikal dalam membongkar keilmuan-keilmuan Islam. rata-rata orangnya suka debat.
           
            HTI ( Hijbut Tahrir Indonesia ) semangat untuk menjalin ukhuwah agar kesatuan Islam tercapai untuk  berdirinya khilafah Islamiyyah. mendirikan negara Islam yang terpusat. Ikhwanul Muslim, dengan metode liqonya sebagai pondasi regenerasi para pemuda islam. akar kekuatannya di bina dari bawah. Muhamadiyah dengan sepak terjangnya dalam masalah ekonomi dan pendidikan. dan organisasi-organisasi yang lain. pasti banyak nilai kelebihan masing-masing yang bisa kita petik sebagai ilmu untuk menjadikan diri kaya dengan khajanah keislaman modern. lebih legowo melihat perbedaan-perbedaan metode dakwah. karena setiap gerakan dakwah  pasti tujuan utamanya sama, yaitu menjadikan islam lebih kuat dan berjaya kembali di panggung kehidupan.  


Manusia Berkaca Mata Kuda

            kita cendrung menentukan hitam dan putih dengan pengetahuan ala kadarnya dalam diri kita. vonis pun meluncur indah dengan perkataan-perkataan yang penuh arogansi. menyesatkan orang lain. gampang mebid’ahkan orang lain tanpa membongkar sampai ke akar-akarnya landasan idiologis dari amal tersebut. mengkajinya dalam perfektif keilmuan. kita coba memahami karater orang yang semacam ini, mereka memakai “ kaca mata “ kuda dalam melihat perbedaan-perbedaan Fiqhiyyah.
           
            Ulama adalah sosok taulandan untuk kita, mereka senantiasa semangat dalam menggali ilmu agama, mereka senantiasa meniatkan kajian keilmuan mereka karena Allah semata. mereka bagaikan lautan ilmu. karya-karya mereka sungguh menjadi reverensi dan alat untuk mengekplorasi ilmu Ilahi. tetapi mereka senatiasa tawadhu dalam menghadapi perbedaan furuiyah ( masalah-masalah praktis ibadah ).

            Masalah-masalah Fiqih ibadah selama ada dalil dan dalam hal tersebut terdapat ihktilaif ulama ( perebdaan pendapat ulama ) seyogyanya kita jangan terlalu membesar-besarkan. apalagi sampai tidak mau kenal, tidak mau mengucapakan salam apabila bertemu. WoooW sungguh Terlaluuuu !!!
                       
Masalah Aqidah Tidak Ada Tolerasi.
           
            Dalam konsep agama kita dikenal istilah, Islam, Iman dan ihsan, sesuai dengan hadits Jibril ( hadits arbain An-nawawi no 2 ). jika ada gerakan dakwah atau pemikiran apapun yang melenceng dari kaidah-kaidah diatas maka vonis sesat harus ada. agar masyarakat tidak bimbang dan bingung dengan ajaran islam mereka. nabi muhammad adalah nabi terakhir. tetapi akhmadiyyah mengatakan mirza ghulma ahmadlahlah nabi yang terakhir. ini jelas penyimpangan Aqidah.
           
 Aliran pemikiran yang mengatakan Tuhan bersatu dengan jasad manusia.  semua agama sama tidak ada perbedaan. agama-agama adalah bagai roda sepeda, semua gerakan dan tujuannya adalah sama, menuju inti gerakan, yaitu Tuhan. aliran sempalan Islam yang mencaci maki sahabat yang paling utama, Abu bakar dan Umar. Gerakan Pemikiran seperti ini, jelas harus ada keputusan hitam dan putihnya, tidak bisa dibiarkan. pemerintah selaku Amir / pemimpin harus memberikan ketegasan SESAT!. jika tidak berani memberikan label sesat karena demi tolerasi dan kebebasan, maka agama islam akan rusak dan ternoda. lambat laun identitas Islam dan keislaman menjadi kabur. 

Merenung Sambil Nunggu Santap Malam....


Merenung Sambil Nunggu Santap Malam.... 


            Pada hakikatnya manusia harus menyampaikan apa yang dia tahu. ini konsep dakwah "balighu anni walau ayah " sampaikan walau pun satu ayat. jelas setiap muslim adalah mubaligh secara tidak langsung. karena manusia yang sudah mukallaf ( manusia dewasa yang sudah dibebani aturan agama) terkena perintah " balighu anni ", jadi sebuah pemikiran yang sesat, jika mengatakan bahwa kewajiban menyampaikan kebenaran, menyampaikan al-qur'an dan as-sunnah itu tugas para Utadz aza!. Selain dari ustadz tidak dibebani beban dakwah “ Amar ma’ruf nahyi Munkar “.

            Yang menjadi catataan adalah, kualitas penyampaian ilmu atau kebenaran untuk setiap muslim berebeda. jika dia mempunyai skiil orator maka dia seyogyanya menyampaikan ayat-ayat Allah dan sabda Rasulullah di vodium-vodium. jika yang mempunyai kecendrungan menulis. maka " balighu -nya " ya dengan menulis. Dokter " balighu nya " dengan mengenalkan tibbu nabawi, cara hidup Rasulullah Saw dan segala yang berkaiatan dengan kesehatan. seorang mahasiswi bisa mendakwahkan Islam dengan berpenampilan menutup aurat yang benar. itu juga dakwah. Dakwah sangat luas, bukan hanya berdiri di mimbar-mimbar belaka.

            Pada hakikatnya semua manusia yang muslim mempunyai kewajiban untuk menyampaikan Ilmu dengan berbagai "jurus " sesuai dengan kemampuan diri. dan manusia muslim mempunyai kewajiban untuk berkontribusi untuk membangun agama Islam, diawali dengan penanaman Islam kedalam diri, kelauarga, dan masyarakat sekitar.

            Seyogyanya manusia muslim menjadikan hidup dan hidupnya tidak lepas dari menebar cahaya iman dan amal. kenapa? jika kita hanya membawa keimanan ketika waktu sholat saja, atau bahkan ketika beraktivitas melupakan diri dengan orientasi mencari pahala Allah, maka secara tidak disengaja manusia itu telah sekuler tanpa sadar.

            Seyogyanya manusia yang mengaku muslim wajib memepalajari ilmu sampai kematian datang, manusia yang islam yang sejati senantiasa menjadikan belajar dan mengajar sebagai ruh kehidupan. ruh dirinya dalam menjalani hidup.
Manusia yang mengaku muslim seyogyanya bersemangat untuk mempelajri 3 landasan dalam beragama islam,: Ma’rifatullah ( mengenal secara dekat Allah berdasarkan Al-qur'an dan sunnah Rasulullah ), Ma'rifatul Rasulullah ( mengenal Raulullah secara totalitas dan berusaha mewujudkan diri seperti beliau dari segi tindak tanduknya ) dan yang ketiga, Ma'rifatu Dinil Islam ( mengenal agama Islam ) sesuai dengan kemampuan masing-masing indifidu. mengenal agama islam perlu waktu dan keistiqomahan. 3 hal ini seyogyanya dijadikan skala prioritas sebelum mempelajari hal-hal yang lain.

Sejauh mana Ilmu kita, sejauh itu pula  Keislaman kita  kita,

The End.  My room 29/9/2012

Kematian Jurnal Kampus Thawalib JAUHAR ALHAYAH




Ampir 4 bulanan jurnal kampus Thawalib  jauhar alhayah mematikan diri, tidak ada tulisan yang baru, wacana baru dan pencerahan baru. off nya jauhar alhayah sebagai Agent penghidup tradisi keilmuan dan oase bagi terjaganya atmospir kaum intellektualis  muda thawalib karena  beberapa sebab yang semua hal itu insaallah bisa diambil pelajaranya agar jauhar tetap hidup sampai kami lulus S1, atau bahkan mudah-mudahan amal baik ini bisa diteruskan oleh teman-teman yang menjabat di BEM selanjutnya.
            
hal ini kami tulis sebagai bahan renungan bagi kita semua, mengapa jauhar waktu kebelakang mematikan dirinya dari amal baik ini, yaitu menulis demi sebuah eksistensi dan amal kebajikan.

Kaum Intelektualis Yang Kritis Tanpa Mendongkrak Semangat Kaum Muda
           
Dalam mengistiqomahkan sebuah amal kebaikan pasti disana akan diuji mentalitas kita, sebagaimana dakwah pasti tidak akan terlepas dari apa yang namanya rintangan  dan tantangan dakwah.  saya merasa down ketika ada sebuah celetukan dari seoarang yang dari tingkat pendidikanya lebih tinggi dari saya, beliau berkata begini : “ seoarang Utadz ( Agent of change secara umumnya)  itu banyak dosa, karena banyak bicara atau menulis  materi, tetapi diri sendirinya tidak berubah. “ . perkataan ini yang membuat jauhar mati kutu. karena toh jauhar belum bisa menjadi Agent of change untuk menghidupkan tradisi keilmuan dan pembangunan karakter secara 100 %.
           
sungguh jika kita terlalu banyak mendengarkan manusi, kita akan bingung sendiri, dan lebih-lebih bisa down tidak mau bergerak dan berkarya dengan alasan takut diktirtik. jika saya renungkan hal tersebut. saya mencoba berfikir jernih, menyampaikan yang kita tahu itu wajib hukumnya, “ Balighu ani walau ayah “ sampaikan walaupun satu ayat. itu pesan nabi. dan ilmu itu harus diamalkan, karena Allah sangat murka orang yang bicara tetapi tidak berbuat. dan ilmu yang diamalkan itu akan memberi dampak perubahan jika dilakukan dengan istiqomah, ya.. perubahan memerlukan proses. dan Jauhar baru 3 tahun eksesi menulis.  ya maklum jika belum memberikan kontirubsi dan perubahan nyata. hehe ..
           
karena pertimbangan diatas,  kami memilih untuk terus bergerak menulis sambil memerbaiki diri. dan meluruskan niat bahwa menulis adalah sebagai amal kebaikan, menulis adalah sebuah kontribusi nyata untuk hidupnya tradisi keilmuan dan memberikan oase kesegaran agar agama Islam membumi di hati-hati anak muda. yup..!!, walaupun dalam sekala kecil yang penting kami sudah memberikan sesuatu untuk agama. dan kami yakin hal ini akan dibalas oleh Allah diakhirat kelak.

Pola Pikir Yang Sesat
           
“ beramal sholeh ketika dihinggapi rasa riya maka amal itu harus ditinggalkan agar memurnikan keimanan kita”. pola pikir ini ya memang salah, jika kita menunggu hati agar benar-benar ikhlas untuk beramal kebaikan, untuk memberi mampaat kepada orang lain habislah umur kita. maka untuk membongkar kebiasaan lama dalam berfikir ini,  kita harus menanamkan pola fikir. beramalah kebajikanlah harus terus dilakukan sambil terus meluruskan niat. tidak ada manusia dimuka bumi ini,  baik yang awam ataupun yang berilmu yang terlepas dari penyakit Ria    ( ingin di puji ). saya menemukan perkataan ulama Fudhail Bin Iyad, yang sungguh luar biasa,   “ Meninggalkan amal karena manusia itu adalah ria, dan beramal karena manusia adalah  adalah syirik. ikhlas itu adalah Allah meyelamatkan dari pada kedunaya“. perkataan yang sungguh luar biasa sekaligus memberikan jawaban untuk kegalauan saya. ya betul.. amal kebaikan harus dilakukan kerana Allah semata, jika tidak. gugur semua amal kita dihadapan Allah walaupun amal kebaikan itu sebesar gunung himalaya. dan amal kebaikan juga jangan ditinggalkan karena sebab takut riya, takut dipuja dan dipuji manusia.

Tidak Ada Ukhuwah Dalam Kebaikan.

mengerjakan sebuah pekerjaan akan terasa lebih ringan dengan bersama-sama. dan pekerjaan akan terasa sulit untuk diistiqomahkan jika para tokoh peradabanya Cuma hanya bisa berkata-kata tanpa sebuah bukti nyata. pola pikir ini jika direnungi ternyata tidak betul. saya merenung, kebaikan itu bisa dikerjakan sendiri bisa dikerjkan bersama-sama, jika amal baik itu belum bisa dilakukan secara bersama-sama,  toh ternyata itu bisa laukan oleh 1 atau 2 orang. yup lakukanlah dengan maksimal. jika amal kebaikan itu diniatkan kerana Allah masa Allah tidak membantu, masa Allah diam-diam saja. nah karena saya dapat ilham seperti itu saya harus terus menulis demi kebuah kebaikan dan pencerahan demi hidupnya tradisi keilmuan mahasiswa.

Sebuah Pencerahan Yang Mantabbb !!!
           
seribu alasan bisa diutarakan, ya karena kita pintar untuk mencari-cari alasan dan menyembunyiakan tanggung jawab dibalik itu semua. kehidupan begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil, jika kita mau berfikir. filosofi hidup yang harus diufgrade terus. hidup di dunia adalah tempat menanam kebaikan yang akan dipetik buahnya di negri akhirat. hal ini memberi semangat saya untuk terus memberikan sesuatu yang bermampaat untuk hidup dan kehidupan karena mengharaf ridho Allah semata. jangan memperdulilan kritikan manusia kepada kita, ambil krirtikan yang membangunnya dan enyahkan kritikan yang membuat diri kita down.

pelajaran yang selanjutnya, kita harus menenangkan diri selalu dalam mengistiqohkan sebuah kebaikan. mari kita renungkan amal baik apa yang kita sudah istiqomahkan untuk investasi kita di negri akhirat. sudah sejauh mana persiapan kita menghadapai kehidupan yang sebenarnya nanti. ya .. ternayata persiapan kita belumlah banyak. kita lebih “ buas ” dan    “ ganas” mengerjar dunia dan lupa untuk menjadikan diri buas, dan tamak untuk mengumpulkan pundi-pundi kebaikan untuk bekal hidup yang sebenaranya.
Tulisan Sebagai Investasi Kebaikan.
           
Jauhar alhayah yang memasuki tahun ke 4, ya... berbarengan dengan usia kami di thowalib yang sekang menunggu waktu jatah umurnya beberapa bulan kedepan untuk hidup di thawalib. mudah-mudah ada teman-teman mahasiswa yang melanjutkan perjuangan ini untuk menghidupkan tradisis keilmuan mahasiswa. agar kita tidak menjadi maha siswa kupu-kupu.
            
Sobat Jauhar yang ingin investasi kebaikan lewat tulisan silahkan kirim tulisanya ke Mesti Farah atau Slamet semester 7. atau bisa dikirim langsung ke alamat email agent_of_change@yahoo.com. Sahabat yang  ingin baca-baca tulisan jauhar selama 3 tahun dapat di buka di misbahuddin1234.blogspot.com. Mari Kita Menjadi Insan-Insan Yang Suka Berbuat, Bukan Menjadi Insan-Insan Yang Suka Bicara Tanpa Berbuat !!.

Jumat, 20 Juli 2012

Keutamaan Shaum Syawal





Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan Shaum. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ
“Maukah aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Shaum adalah perisai, …” (HR. Tirmidzi, hadits ini hasan shohih)

Oleh karena itu, untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala, maka lakukanlah Shaum sunnah setelah melakukan yang wajib. Di antara puasa sunnah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam anjurkan setelah melakukan puasa wajib (puasa Ramadhan) adalah puasa enam hari di bulan Syawal.

Dianjurkan untuk Shaum Enam Hari di Bulan Syawal

Shaum ini mempunyai keutamaan yang sangat istimewa. Hal ini dapat dilihat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Pada hadits ini terdapat dalil tegas tentang dianjurkannya puasa enam hari di bulan Syawal dan pendapat inilah yang dipilih oleh madzhab Syafi’i, Ahmad dan Abu Daud serta yang sependapat dengan mereka. Sedangkan Imam Malik dan Abu Hanifah menyatakan makruh. Namun pendapat mereka ini lemah karena bertentangan dengan hadits yang tegas ini. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56)

Puasa Syawal, Shaum Seperti Setahun Penuh

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا
“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].” (HR. Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil)

Puasa ramadhan adalah selama sebulan berarti akan semisal dengan puasa 10 bulan. Puasa syawal adalah enam hari berarti akan semisal dengan 60 hari yang sama dengan 2 bulan. Oleh karena itu, seseorang yang berpuasa ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan syawal akan mendapatkan puasa seperti setahun penuh. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56 dan Syarh Riyadhus Sholihin, 3/465). Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat ini bagi umat Islam.